#EngClass: “suck”

Suka mengumpat dengan Bahasa Inggris? Iya dong, biar kelihatan keren gitu. Tapi kalau sudah salah eja kira-kira kerennya masih terlihat tidak?

Kata “suck” = verb (kata kerja).

  1. Arti 1: menghisap. Contoh: “Dementors suck out people’s happiness.” (Para Dementor menghisap kebahagiaan orang-orang.).
  2. Arti 2: buruk. Arti yang ke dua ini yang sering digunakan untuk mengumpat atau mengungkapkan bahwa sesuatu itu buruk. Contoh: “The movie sucks!” (Filmnya payah!)

If something sucks, so it’s bad. Kalau sesuatu itu kita deskripsikan sebagai ‘suck’ berarti sesuatu itu buruk atau payah. Bisa juga artinya menunjuk pada seseorang yang melakukan sesuatu dengan buruk. Contoh: “I suck at Math.” (Aku tidak pintar Matematika.)

Karena ‘suck’ adalah sebuah verb, maka cara kerjanya juga harus mengikuti aturan verb yang benar.

Aturan 1: dalam “simple present tense” bentuknya berubah sesuai dengan pronoun (kata ganti). Contoh: “I suck.”; “The movie sucks.” Perhatikan perbedaanya akhiran “-s”.
Aturan 2: tidak dapat digunakan bersamaan dengan verb ‘to be’; 2 verb tidak dapat digunakan dalam 1 kalimat tanpa adanya conjunction (kata penghubung).

  • Contoh SALAH: “It’s sucks!”
  • Contoh BENAR: “It sucks!”

Perhatikan bedanya. Dalam kalimat ini verb ‘is’ tidaklah perlu.

Aturan 3: bentuknya berubah sesuai dengan waktu – kembali ke tenses. Contoh: “Last night I went to a party and it sucked.” Sucked = bentuk lampau (Verb 20 dari “suck”.

Intinya: suck is a verb, treat it like one! So, next time kamu melihat ada yang menulis “it’s sucks”, itu salah ya…

Contoh dalam kalimat negatif:

A: “Inception (movie) sucks.” B: “No, it doesn’t suck. You just don’t know how to enjoy it.”

Kembali ke aturan tenses dan verb yang benar.

So… what do you think? Does this class suck?

Compiled and written by at on January 2, 2011 (originally posted on http://rumahbelajarbali.wordpress.com/)

#EngClass: “you’re” vs “your”

  1. you’re = you are. you: noun (kata benda); are: ‘to be’ (kata kerja). Jadi, “you’re” terdiri dari 2 kata (you are);
  2. your = possessive adjective (kata sifat) yang menunjukkan kepemilikan. Jadi, “your” adalah 1 kata.

Perhatikan. Berdasarkan penjelasan tadi, “you’re” dan “your” adalah 2 hal yang berbeda, begitu juga fungsi mereka dalam kalimat. Tapi sering kita temui orang mencampuradukkan kedua frase dan kata tersebut. Yuk kita lihat dengan membandingkan contoh berikut.

  • Contoh SALAH: Your so beautiful.
  • Contoh BENAR: You’re so beautiful.

Dalam kalimat di atas “you” berfungsi sebagai subyek dan “are” sebagai kata kerja. Sementara itu, “your” sebagai adjective selalu ditempatkan sebelum kata benda (karena fungsi kata sifat adalah memodifikasi atau memberi sifat kepada kata benda). Maka dalam contoh kalimat pertama di atas, penggunaan kata “your” jelas salah tempat.

Walaupun demikian, seringkali orang menulis “you’re” dengan “your” supaya terlihat ‘gaul’ (untuk anak muda di Amerika Serikat). Contoh yang bisa kita temui di internet: “Your so cool.” Maksud yang seharusnya/ yang benar: “You’re so cool.”

Mau menulis seperti ini? Tidak apa-apa asalkan kita mengerti cara penulisan yang benar dan sesuai dengan konteks penggunaannya. Hmm.. Mungkin gaya seperti ini mirip seperti gaya menulis “alay” anak muda Indonesia ya…

Sementara itu, contoh penggunaan “your” dalam kalimat yang benar adalah: “That is your book. Your book is blue.” (Arti: Itu adalah bukumu. Bukumu berwarna biru.). Kata “your” memodifikasi noun ‘book’ (ia berfungsi dengan seharusnya).

Jadi, “you’re” = kamu adalah; your = milikmu.

So, next time kalau yang kamu maksud adalah “kamu adalah”, tulisan yang benar adalah: “you’re” (you are), bukan “your”.

Compiled and written by at on January 2, 2011 (originally posted on http://rumahbelajarbali.wordpress.com/

#IOTW: Idioms of The Week (4)

  1. Sluggish (dari kata ‘slug’ yang berarti siput.) Meaning: sangat lamban.
    • Example:
      • “She’s a sluggish worker.”
  2. Holy cow! Meaning: astaga!
    • Example:
      • Holy cow! Does he really care about what we eat?!”
  3. Henpecked. Meaning: suami yang takut dengan istri.
    • Example:
      • “Who is a hen-pecked husband?”
  4. Sitting duck. Meaning: tidak berdaya.
    • Example:
      • “That sweet old lady was a sitting duck for the aggressive salesman.”
  5. Ferret (dari hewan pengerat.) Meaning: mengorek.
    • Example:
      • “She ferreted out the truth.”
  6. Buy pig in a poke. Meaning: sama seperti ‘membeli kucing dalam karung.’
    • Example:
      • “Is it really a great deal or just a pig in a poke?”
  7. Swan song. Meaning: pertunjukan terakhir karir seseorang.
    • Example:
      • “She is ready for her swan song.
  8. Sheepish. Meaning: tersipu-sipu.
    • Example:
      • “A girl seemed sheepish when she visited her boyfriend.”
  9. Goatee. Meaning: jenggot yang panjang.
    • Example:
      • “Do you know how to grow a goatee?”
  10. Lion’s share. Meaning: porsi paling besar.
    • Example:
      • “The winner will get lion’s share of the contract!”

Compiled and writen by @Patipatigulipat at @EnglishTips4U on Saturday, September 10, 2011.


RELATED POST(S):

^MD

#EngTips: parafrase

Parafrase adalah cara mengungkapkan suatu konsep dengan cara yang berbeda tanpa mengubah makna.

Ketika kita mendengarkan suatu pernyataan dan tidak yakin apakah kita mengerti pernyataan tersebut, kita bisa tanyakan kembali maksudnya.

Ada beberapa kalimat yang dapat digunakan untuk mengklarifikasi pernyataan.

  1. “Are you saying that…” Arti: Jadi kamu mengatakan bahwa…
  2. “Do you mean…” Arti: Maksudmu…
  3. “What are you getting at?” Arti: Apa maksudmu?
  4. “If I understand you correctly, you are saying…” Arti: Jika aku benar-benar paham, kamu mengatakan bahwa…
  5. “So you are saying… Right?” Arti: Jadi kamu mengatakan bahwa… Ya kan?
  6. “Did I get that right?” Arti: Benar tidak?

Compiled by @Patipatigulipat at @EnglishTips4U on September 9, 2011

#EngClass: English Verb tenses

English verb tenses (tunggal = “tense”; jamak = “tenses”) adalah kategori penggunaan kata kerja berdasarkan waktu (kata kunci: verb, time).

Dalam tenses, waktu dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu

  1. past (lampau)
  2. present (kini)
  3. future (masa depan)

Selain 3 perbedaan waktu, secara ringkas tenses dibedakan ke dalam 4 kategori, antara lain:

  1. simple
  2. continuous
  3. perfect
  4. perfect continuous*

Jika ketiga jenis perbedaan waktu tadi dikombinasi dengan 4 kategori belum termasuk 4 kategori lain, yaitu: conditional, conditional continuous, conditional perfect, dan future be going to.

Untuk mempermudah pembelajaran, mari kita bedakan tenses berdasarkan 4 kategori tenses tadi sebagai berikut…

  1. Simple:
    1. present simple
    2. past simple
    3. future simple
  2. Continuous:
    1. present continuous
    2. past continuous
    3. future continuous
  3. Perfect:
    1. present perfect
    2. past perfect
    3. future perfect
  4. Perfect continuous:
    1. present perfect continuous
    2. past perfect continuous
    3. future perfect continuous

Berikut ini adalah penjelasan sederhana mengenai waktu tense tersebut digunakan:

  1. Present Simple digunakan untuk rutinitas, fakta alam, dll yang tidak terpengaruh waktu.
    • Contoh:
      • “I go to work every day.”
      • “She always reads books in her free time.”
      • “He sun rises in the East.”
  2. Past Simple digunakan ketika hal yang terjadi, dimulai dan selesaidi satu waktu di masa lampau (dengan keterangan waktu yang jelas).
    • Contoh:
      • “I went to Bogor yesterday.”
      • “Ana never studied English before.”
      • “They watched a movie last night.”
  3. Future Simple digunakan saat ada hal yang akan terjadi di satu waktu di masa depan.
    • Contoh:
      • “I will go to Bogor tomorrow.”
      • “Ana will study English next month.”
      • “They will watch a movie tonight.”
  4. Present Continuous digunakan ketika ada hal yang sedang berlangsung pada saat dibicarakan, dimulai di masa lampau dan mungkin akan berlanjut di masa depan.
    • Contoh:
      • “I am working at the office right now.”
      • “He is studying English at the moment.”
      • “They are watching a movie now.”
  5. Past Continuous digunakan untuk menerangkan hal yang sedang berlangsung pada satu waktu di masa lampau. Misalnya, film yang dimulai pk 14.00 dan selesai pk 15.00 tadi siang.
    • Contoh:
      • “I was working at the office when he called.”
      • “They were watching a movie when it rained.”
  6. Future Continuous digunakan untuk menerangkan hal yang sedang berlangsung pada satu waktu di masa depan. Misalnya, film yang diputar pk 21.00 – 22.00 nanti malam.
    • Contoh:
      • “I will be working at the office when you call.”
      • “They will be watching a movie when it rains.”
  7. Present Perfect digunakan saat hal yang telah terjadi di masa lampau, tapi keterangan waktu tidak disebutkan/ tidak penting untuk diketahui.
    • Contoh:
      • “I have worked for 8 hours.”
      • “John has studied English since last month.”
      • “They have watched the movie.”
  8. Past Perfect digunakan saat ada hal yang telah selesai dilakukan sebelum hal lain terjadi di masa lampau.
    • Contoh:
      • “I had finished working when you called.”
      • “They had watched the movie when they read the review.”
  9. Future Perfect digunakan untuk menerangkan hal yang telah selesai dilakukan sebelum hal lain terjadi di masa depan.
    •  Contoh:
      • “I will have finished working when you call.”
      • “They will have watched the movie when they read the review.”
  10. Present Perfect Continuous digunakan untuk menerangkan hal yang telah dimulai di masa lampau dan masih terjadi hingga kini/ sekarang.
    • Contoh:
      • “I have been working for 8 hours.”
      • “John has been studying English since last month.”
      • “They have been watching.”
  11. Past Perfect Continuous digunakan untuk menerangkan hal yang telah berlangsung sebelum hal lain terjadi di masa lampau.
    • Contoh:
      • “I had been working for 8 hours before you called.”
      • “John had been studying English for a month before the test.”
  12. Future Perfect Continuous digunakan saat suatu hal yang telah berlangsung sebelum hal lain terjadi di masa depan.
    • Contoh:
      • “I will have been working for 8 hours by the time you call me.”
      • “They will have been watching by the time you come.”

Terdapat beberapa catatan penting berkaitan dengan tenses yang perlu diperhatikan, antara lain

  1. Ciri utama kategori continuous tenses adalah penggunaan verb-ing (present participle).
  2. Ciri utama kategori perfect tenses adalah penggunaan auxiliary (kata bantu) “have/ has/ had” + verb 3 (past participle).
  3. Ciri utama kategori perfect continuous tenses adalah penggunaan auxiliary “have/ has/ had” + been + verb-ing/ present participle.

 

*Istilah “continuous” memiliki arti yang sama dengan “progressive”. “continous” cenderung digunakan dalan aksen Inggris, sedangkan “progressive” digunakan dalam aksen Amerika.

 

Compiled and written by at on Thursday, September 11, 2011

Related post(s):

^MD

#GrammarTrivia: “make” vs “do”

DYK? “Make” and “do” can be confused in English because their meanings are so similar.

Since the difference between “make” and “do” is tested on the TOEFL, it is good to learn how to distinguish them.

  • “Make” has the idea of creating or constructing.
  • “Do” often has the idea of completing or performing.

Sederhananya, penggunaan “make” biasanya mengacu pada adanya perubahan dalam suatu proses, sedangkan “do” digunakan jika tidak ada perubahan.

Example for “make” usage:

  1. She likes to make her own clothes.
  2. Would you like to make a cake for dessert?

Example for “do” usage:

  1. The students are doing the assignments.
  2. This morning she did all the dishes.

Compiled by @ChatrineYK at  on September 06, 2011

#USSlang: American slang (4)

  1. All wet. Meaning: completely wrong.
    • Example:
      • “Your ideas about politics are all wet.”
  2. Blown away. Meaning: greatly impressed.
    • Example:
      • “I was blown away by your attitude.”
  3. Booze. Meaning: alcohol.
    • Example:
      • “I need some booze tonight.”
  4. Break it up. Meaning: stop it.
    • Example:
      • “Break it up or I will call your parents.”
  5. Con. Meaning: deceive (menipu).
    • Example:
      • “Don’t try to con me!”
  6. Cut. Meaning: dilute (melarutkan).
    • Example:
      • “Could you cut my juice with a little water? It’s too sweet.””
  7. Dork. Meaning: strange person.
    • Example:
      • “Oh… He’s such a dork…”
  8. Flaky. Meaning: unreliable (tidak dapat diandalkan).
    • Example:
      • “He’s too flaky to do those things.”
  9. Goofy. Meaning: foolish, silly.
    • Example:
      • “She’s so goofy! We couldn’t stop laughing!”
  10. Have a buzz on. Meaning: slightly intoxicated.
    • Example:
      • “I had a buzz on after the third glasses of beer.”
  11. Heaved. Meaning: vomited.
    • Example:
      • “I heaved on the floor last night.”
  12. Pain in the neck. Meaning: annoying.
    • Example:
      • “My friend is a pain in the neck.”

Compiled and written by @Patipatigulipat at @EnglishTips4U on Saturday, September 3, 2011

Related post(s):

^MQ

#IOTW: Idioms of The Week (3)

  1. Come clean. Meaning: berterus-terang, mengaku.
    • Example:
      • “She said a couple of lies and refused to come clean.”
  2. Safe and sound. Meaning: selamat.
    • Example:
      • “We arrived in Jakarta safe and sound.”
  3. Break a leg. Meaning: good luck.
    • Example:
      • Break a leg in the competition next week, friend!”
  4. A walk in the park. Meaning: pekerjaan yang sangat mudah.
    • Example:
      • “I aced the math exam, it was like a walk in the park.”
  5. Let’s call in a day. Meaning: upaya menghentikan suatu pekerjaan.
    • Example:
      • “That’s enough. Let’s call it a day and go home!”
  6. Smell something fishy. Meaning: sesuatu yang mencurigakan.
    • Example:
      • “I smell something fishy in the accident.”
  7. Don’t rain on my parade. Meaning: jangan merusak rencana saya.
    • Example:
      • “Oh, please! Don’t rain on my parade!”
  8. Take a rain check. Meaning: mengatur janji bertemu di lain waktu.
    • Example:
      • “I’d love to go with you tomorrow, but I’m busy. Could we take a rain check?”
  9. Miss the boat. Meaning: kehilangan kesempatan.
    • Example:
      • “Pay attention to this lesson or you’ll miss the boat.”
  10. Bug. Meaning: mengganggu.
    • Example:
      • “Don’t bug me on this.”

Compiled and written by @Patipatigulipat at @EnglishTips4U on Friday, September 2, 2011


RELATED POST(S):

^MD

#GrammarTrivia: “can’t help”

DYK? Istilah “can’t help” digunakan jika kita tidak bisa berhenti atau mencegah diri kita untuk melakukan sesuatu.

  • Example: Sorry I broke your cup – I couldn’t help it.

“Can’t help” biasa diikuti dengan “gerunds (V+ing)” atau “but + V” tetapi keduanya memiliki arti yang sama.

  • Example: I can’t help wondering what I should do next. I can’t help but wonder what I should do next.

Compiled by @ChatrineYK at  on September 1, 2011

#EngTips: greeting people we haven’t seen for a long time

There are many ways of greeting people that we haven’t seen for a long time, both formal and informal. Here are some of the examples.

  • Formal:
  1. “What have you been up to all these years?”
  2. “I’m so happy to see you again.”
  3. “It has been a long time.”
  • Informal:
  1. “Long time no see.”
  2. “How come I never see you?”
  3. “Where have you been hiding?”
  4. “It’s been ages since we last met.” 

Compiled by @ChatrineYK at  on August 30, 2011

#EngProverb: English proverbs (3)

  1. “Absence makes the heart grow fonder” – When you are away from someone you love, you love them even more.
  2. “Beauty is in the eye of the beholder” – A person’s character is more important than their appearance.
  3. “Losers weepers, finders keepers” – If you lose something you weep, if you find something you keep it.
  4. “Marry in haste, repent at leisure” – If you get married too quickly, you may spend all your life regretting it.
  5. “The truth is in the wine” – People speak more freely under the influence of alcohol.
  6. “To err is human, to forgive divine” – It is human nature to make mistakes, therefore one should forgive.
  7. “Stolen fruit is the sweetest” – What is forbidden is the most tempting.
  8. “Put all your eggs in one basket” – Risk everything by relying on one plan.
  9. “Loose lips sink ships” – Disclosing important information could result in large.
  10. “If life deals you lemons, make lemonade” – You should make the best of a bad situation.

Compiled by @Patipatigulipat at @EnglishTips4U on August 27, 2011

#EngClass: interjections

Interjection merupakan seruan atau kata seru dalam Bahasa Inggris. Banyak sekali contoh interjection misalnya: “Oh!”, “Um…”, “Ah!” Kurang lebih mirip seperti Bahasa Indonesia yang banyak kata-kata seruannya juga.

Interjection sebenarnya berfungsi agar suatu kalimat jadi tidak kaku. Bayangkan kalau kita berbicara dengan teman tanpa kata seruan. Rasanya datar bukan?

  1. “Ah”. Makna: mengungkapkan kepuasan. Example: Ah, that feels good.
  2. “Ah”. Makna: terkejut. Example: Ah! I’ve won!
  3. “Alas”. Makna: berkabung atau sedih. Example: Alas, she’s dead now.
  4. “Dear”. Makna: kasihan. Example: Oh dear! Does it hurt?
  5. “Dear”. Makna: terkejut. Example: Dear me! That’s a surprise!
  6. “Eh”. Makna: meminta pengulangan. Example: It’s hot today. “Eh?” I said it’s hot today.
  7. “Eh”. Makna: menekankan pertanyaan. Example: What do you think of that, eh?
  8. “Eh”. Makna: meminta persetujuan. Example: Let’s go, eh?
  9. “Er”. Makna: keraguan. Example: Monalisa is made by… er… Leonardo da Vinci.
  10. “Hello”. Makna: terkejut. Example: Hello! My car is gone!
  11. “Hello”. Makna: mengucap salam. Example: Hello mom. How are you today?
  12. “Hey”. Makna: meminta perhatian. Example: Hey! Look at that!
  13. “Hey”. Makna: menungkapkan rasa senang. Example: Hey! What a good idea!
  14. “Hmm”. Makna: keraguan. Example: Hmm… I’m not sure about that…
  15. “Oh”. Makna: kaget. Example: Oh! You’re here!
  16. “Oh”. Makna: seperti memohon. Example: Oh, please say ‘yes’!
  17. “Ouch”. Makna: seperti kesakitan. Example: Ouch! That hurts!
  18. “Uh”. Makna: keraguan. Example: Uh… I don’t know if it’s true…
  19. “Uh-huh”. Makna: menyetujui. Example: Shall we go? “Uh-huh”.
  20. “Um or umm”. Makna: keraguan. Example: She likes… um… to dance.
  21. “Well”. Makna: awal sebuah ucapan. Example: Well, what did he say?
  22. “Meh”. Makna: ungkapan ketidaktertarikan akan suatu hal. Example: How was your weekened? “Meh!” (Thanks to @kaoshitam for adding this word)
  23. “Naah” or “Nah”. Makna: ungkapan penolakan tentang sesuatu hal. Example: Naah! That’s not what I’m trying to explain. (Thanks to @kaoshitam for adding this word)

Dengan adanya interjection, sebuah percakapan di layar komputer atau handphone akan terasa lebih akrab.

Compiled by @Patipatigulipat at @EnglishTips4U on August 26, 2011

#EngTips: abbreviations used in speaking or texting

  1. gonna = is/am going to (do something). Example: I’m gonna call him now.
  2. wanna = want to. Example: I wanna speak to you.
  3. gotta = has/have got to (or have got). Example: I gotta go!
  4. ain’t = isn’t/haven’t/hasn’t. Example: He ain’t finished yet.; I ain’t seen him today.
  5. ya = you. Example: Do ya now what I mean?
  6. lemme = let me. Example: Lemme see… tomorrow’s a good time.
  7. gimme = give me. Example: Gimme your pencil
  8. kinda = kind of. Example: The baby’s kinda cute.
  9. whadd’ya = what do you… . Example: Whadd’ya mean, you don’t want to watch the game?
  10. whatcha (1) = what are you… . Example: Whatcha gonna do?
  11. whatcha (2) = what have you… . Example: Whatcha got there?
  12. shoulda = should have. Example: You shoulda done it!

Compiled by @ChatrineYK at  on August 25, 2011

#EngClass: Linking verb

Linking verb adalah kata kerja penghubung yang menghubungkan subjek dengan pelengkap yang menerangkannya. Linking verb juga dikenal dengan istilah ‘copulas’ atau ‘copular verb.’ Linking verb menyatakan suatu keadaan, bukan suatu aksi. Oleh karena itu, linking verb biasanya diikuti oleh adjective, bukan adverb.

Linking verb terbagi dalam 2 kelompok, yaitu:

  1. Verbs that are always linking verbs.
  2. Verbs that can be both action and linking verbs.

Berikut ini adalah linking verb yang selalu berfungsi sebagai linking verb:

  1. segala bentuk be (am, is, are, was, etc.)
  2. become
  3. seem

Sementara itu, linking verb yang dapat berfungsi sebagai action verb dan linking verb:

  • appear,
  • feel,
  • grow,
  • look,
  • prove,
  • remain,
  • smell,
  • sound,
  • taste,
  • turn.

Formula:

subject + linking verb + information about the subject.

Examples:

  1. “I am happy.”
  2. “She looks nice.”
  3. “The soup smells good.”

Lalu, bagaimana kita bisa mengetahui kapan suatu verb pada kalimat tertentu berfungsi sebagai linking verb atau action verb? Jika kita bisa mengganti verb tersebut dengan “is, am, are” dan artinya masih terdengar masuk akal, maka ia adalah linking verb. Jika setelah diganti, arti dari kalimat tersebut tidak terdengar masuk akal, maka ia berfungsi sebagai action verb. Contoh:

  1. “My dog Oreo felt the wet grass beneath her paws.”
    • Is Oreo the wet grass? No. “Felt” di sini berfungsi sebagai action verb.
  2. “The chicken mushroom pizza smells heavenly.”
    • The pizza is heavenly? Yes, definitely! “Smell” berfungsi sebagai linking verb.

Compiled by @ChatrineYK at @EnglishTips4Uon Tuesday, August 2, 2011

Related post(s):

^MQ

Indonesia's first and only Twitter-based English learning portal