Tag Archives: simple past

#EngClass: Conditional 2

Sebelum fellas baca bahasan di bawah ini, ada baiknya intip bahasan #EngClass: Conditional 1 dulu ya :)

Sambil baca bahasan #EngClass: Conditional 1, ayo coba jawab beberapa pertanyaan berikut:

  1. Apa topik dari link yang barusan admin sebut?
  2. Kenapa Conditional 1 disebut (Future – Possible)?
  3. Apa resep kalimat Conditional 1?

If you can answer all three questions correctly, I reckon you’re all ready for this article. Let’s start! This time, we’ll discuss Conditional 2.

Conditional sentences punya 2 bagian: klausa utama, klausa “if”. Masing2 klausa punya Subject dan Verb sendiri. Apa maksudnya “masing2 klausa punya Subject dan Verb sendiri”? Coba cek di bahasan #EngClass: Conditional 1.

Conditional sentences ada 3 tipe:

  1. (future – possible),
  2. (present – unreal),
  3. (past – unreal).

Kali ini kita bahas Conditional 2.

Conditional 2 menyatakan

“Andai aku… Sekarang ini, aku seharusnya/bisa saja/mungkin akan/mungkin bisa…”

Kalimat ini menunjukkan pengandaian yang tidak sesuai dengan kenyataan. Bingung? Berikut contohnya:

  • “Andai aku giat belajar, aku pasti akan lulus ujian.”
  • “If I studied diligently, I would pass the test.”
  • Tapi gak belajar, lulus?

Kenapa Conditional 2 disebut (present – unreal)? Karena kondisi yang diandaikan, tidak sesuai dengan kenyataan.

Contoh:

  • “Andai aku belajar” menunjukkan aku gak belajar, sedangkan ujian sudah terjadi. Jadi gak mungkin belajar lagi biar lulus, kan?

Resep Conditional 2:

Main clause with Would/Should/Could/Might + V1 + IF clause in Simple Past Tense

Contoh:

  • “He would make good grades IF he studied hard.”

Resep lain Conditional 2:

IF clause in Simple Past Tense [comma] Main clause with Would/Should/Could/Might + V1

Contoh:

  • “If he studied hard, he would make good grades.”

Catatan Penting:

  1. If clause Conditional 2 selalu diikuti verb Past Tense, kecuali “to be”. Gunakan “were” untuk if clause Conditional 2.
  2. Would – akan (will), Should – seharusnya (shall), Could – bisa (can), Might – mungkin (may).
  3. Main clause menggunakan Would/Should/Could/Might dan selalu diikuti Verb 1.

Ayo kita coba:

  • “If I (have) enough money, I (will, fly) to Europe.”
    • buat kalimat conditional 2 dan ubah verb di dalam tanda kurung.
    • Answer: “If I had enough money, I would fly to Europe.”
      • Artinya: Kalau aku punya cukup uang, aku akan ke Eropa.
      • if clause diikuti past tense

Ayo kita coba 1 lagi:

  • “If I (to be) there, I (can, carry) those boxes for you.”
    • buat kalimat conditional 2 dan ubah verb di dalam tanda kurung.
    • Answer: “If I were there, I could carry those boxes for you.”
      • Artinya: Kalau aku di sana, aku bisa mengangkat kotak-kotak untukmu.

Alright! Let’s do the following exercises ;) Ready?

Practice

  1. If my mother (to be) here, she (will, know) what to do.
  2. If they (work) harder, they (shall, get) better salaries.
  3. If this naughty student (know) more grammar, he (may, be) in next grade.
  4. If you (take) the noon-train, you (will, get to) Jogja about 4pm.
  5. If today (to be) Saturday, I (will not, have) to work.

Answer

  1. If my mother were here, she would know what to do.
  2. If they worked harder, they should get better salaries.
  3. If this naughty student knew more grammar, he might be in next grade.
  4. If you took the noon-train, you would get to Jogja about 4pm.
  5. If today were Saturday, I would not have to work.

Compiled and written by @Miss_Qiak at @EnglishTips4U on Wednesday, June 13, 2012

Related post(s):

^MQ

Advertisements

#EngClass: Simple Past vs. Present Perfect

Tentu kamu sudah tau tentang Simple Past Tense (SP) dan Present Perfect Tense (PP) kan? Kamu juga pasti sudah sering menggunakannya.

Simple Past Tense

Contoh kalimat yang menggunakan SP adalah:

  • “I ate breakfast this morning.”

Struktur kalimat yang menggunakan SP adalah

Subject + Verb 2/ Simple Past (S + V2).

Dalam kalimat diatas, subjek kalimat adalah  I (saya) dan  verb 2 (V2)  adalah ate.

Present Perfect Tense

Contoh kalimat yang menggunakan PP adalah:

  • “I have eaten breakfast.”

Struktur kalimat yang terbentuk dengan PP, yaitu:

Subject + have/ has + Verb 3/ Past Participle.

Dalam kalimat diatas yang berfungsi sebagai subjek (S) adalah I; sedangkan verb 3 (V3) adalah eaten.

Simple Past Tense vs. Present Perfect Tense

Pada dasarnya, SP dan PP mempunyai fungsi yang sama, yaitu untuk membicarakan aktivitas yang terjadi di masa lampau. Tapi satu perbedaan mendasar adalah SP digunakan ketika waktu kejadian disebutkan atau dianggap penting, sementara PP digunakan ketika waktu kejadian tidak penting untuk disebutkan.

  • Contoh SP:
    • I ate breakfast this morning.

Keterangan waktu di dalam kalimat tersebut adalah ‘this morning‘. Jadi, yang ingin disampaikan: ‘Saya sudah sarapan, dan itu terjadi ‘pagi ini’.

  • Contoh PP:
    • I have eaten breakfast.

Tidak ada keterangan waktu di dalam kalimat di atas. Jadi, yang ingin disampaikan adalah ‘Saya sudah sarapan’ dan tidak perlu diketahui kapan itu terjadi

Jadi PP digunakan untuk menekankan pada aktivitas yang telah dilakukan, bukan pada waktu terjadinya aktivitas tersebut, sedangkan SP adalah sebaliknya.

So…Have you eaten your breakfast? What time did you have it?” Ada yang bisa menjawab dengan PP dan SP?

Have a good day!

Compiled and written by @ActiveEnglish for @EnglishTips4U  on Thursday, June 16, 2011

Related post(s):

^MD