Tag Archives: basic

#USSlang: ‘Basic bitch’

Today we’ll talk about a slang word that has gotten popular lately, esp. online: “Basic Bitch.”

A ‘basic bitch’ is an insult commonly targeted at young women.

It means a woman who is fulfilling all the stereotype of the most common girl. She loves the mall, she reads lifestyle magazine, she listens to Taylor Swift, she does Instagram – basically all the things every woman seems to be doing. Most of all, she is also happy about doing it. She doesn’t wish to be different or be out of the box.

‘Basic bitch’ is basically a way to say someone is boring, predictable, or had failed to surprise us. Or as urban Indonesians often say, ‘anaknya biasa banget’ or ‘orangnya ya gitu-gitu aja’ or ‘selera kebanyakan/umum.’

Example:

  • A: “What do you think of John’s new girlfriend?”
  • B: “Nah, she’s very basic.”

According to Urban Dictionary, ‘basic bitch’ started out as a slang word used in African-American communities. Its original meaning was ‘a girl who was too easy,’ or ‘a girl who would sleep or date with anyone.’ But language develops and now it is used to refer to ‘a stereotypical white woman.’

Some feminists criticise the use of the word because of their demeaning nature against women. (Demeaning = merendahkan.)

Here’s an interesting piece written by a girl who proudly refers to herself as basic: In defense of being ‘basic

People ridiculing others for preferring one specific flavor of coffee on a given day are the ones with a problem.

After all, it’s always better to stay true to yourself no matter what others think of it. It’s much better than being cool or different but fake. Being a basic is simply the opposite of being a hipster; you’re not aiming to be different or anti-mainstream.

There’s even a Buzzfeed quiz to check ‘How Basic Are You

Sources: Urban Dictionary, VICE, Red&Black

Compiled by @animenur for @EnglishTips4U on Sunday, November 16, 2014

 

Related post(s):

^MQ

#EngClass: understanding the basics of English grammar

Apakah grammar itu penting?”

Tell me what you think. :)

Well, admin mendapat jawaban yang beragam. Ada yang bilang grammar penting, ada yang bilang tidak terlalu. Wanna know what I think?

The importance of grammar

Jawabannya adalah “iya, grammar itu penting.” Grammar menurut kamus Oxford:

“rules for forming words and making sentences.”

Artinya, grammar: aturan untuk membentuk kata dan menyusun kalimat (yang benar).

Bisa disimpulkan: grammar = tata bahasa.

Tata bahasa = sangat penting dalam komunikasi. Kita dapat memahami bahasa yang kita gunakan sehingga terjadi saling memahami dalam komunikasi.

Tata bahasa juga berarti bahwa susunan yang dipergunakan sudah merupakan kesepakatan dalam sosial masyarakat.

Tidak mungkin kita menggunakan bahasa tanpa tata bahasa karena pasti tidak akan terjadi komunikasi karena gagalnya pemahaman dalam berkomunikasi.

Pernah membayangkan berbahasa Indonesia seperti ini:

“Kabar apa? Jumpa lama tak banget. Tinggal sekarang Surabaya di masih?”

Kira-kira lebih kurang hal yang sama terjadi dalam bahasa Inggris, ketika kita berkomunikasi tanpa menggunakan tata bahasa.

Clause (atau ‘klausa’)

Untuk berkomunikasi dengan bahasa setidaknya kita memerlukan serangkaian kata yang bermakna yang dirangkai menjadi suatu ‘clause’ (klausa).

Dalam English grammar, clause = kumpulan kata yang terdiri setidaknya dari Subject (Subjek) dan diikuti oleh Predicate (Predikat). Begitu juga dalam bahasa Indonesia.

Tentu fellas masih ingat pelajaran bahasa Indonesia kan? Ini rumusnya (dalam English maupun bahasa Indonesia):

table 6

Clause: the difference between English and bahasa Indonesia

Namun antara English dan bahasa Indonesia, ada perbedaan dalam hal jenis kata apa saja yang boleh menempati sebagai Predikat (diingat ya!).

Dalam bahasa Indonesia, Predikat bisa ditempati oleh kata kerja, kata benda (nomina), kata keterangan, dan nominal (angka).

Sedangkan dalam English, Predikat HANYA BOLEH DIISI oleh kata kerja (verb). MOHON CATAT DENGAN TINTA TEBAL DAN GARISBAWAHI, fellas.

Nah perbedaan inilah yang harus kita tekankan dalam membentuk kalimat dalam bahasa Inggris. Untuk lebih jelasnya, lihat tabel berikut…

table 1

‘Be’ as linking verb

Perhatikan clause ‘itu meja’. Ternyata tidak bisa langsung diterjemahkan menjadi ‘that a table’ dalam bahasa Inggris. Kira-kira kenapa ya? Ada yangg tahu?

Jawaban: kembali ke aturan awal tadi = “Predikat HANYA BOLEH DIISI oleh kata kerja (verb)“.

Maka berdasarkan aturan tadi, untuk menerjemahkan ‘itu meja’ diperlukan kata kerja ‘be’ sebagai linking verb (kata kerja penghubung).

Linking verb = menghubungkan Subject dengan Object/Complement-nya. ‘that a table’ + ‘be’ = that is a table.

table 2

Bisa dibilang ‘linking verb’ ini penyelamat. Ini dia aturan penggunaannya, jenis kata apa saja yang bisa oleh diikuti ‘be:.

table 3

‘Be’ as auxiliary verb

Perlu diperhatikan juga: ‘be’ tidak hanya berfungsi sebagai linking verb saja, namun juga auxiliary verb/helping verb (kata kerja bantu).

Sesuai dengan namanya, ‘be’ berfungsi membantu kata kerja lain (dalam hal ini hanya untuk Present Participle [V -ing] dan Past Participle [V3]).

  • ‘Be’ + ‘V -ing’ = membentuk bentuk ‘Continuous/Progressive’.
  • ‘Be’ + ‘V3’ = membentuk bentuk ‘Passive’.

table 4

Well, di sini akhir penjelasan admin. Tp jangan pergi dulu.. Baca sekali lagi penjelasan td krn sebentar lagi admin mau kasih #EngQuiz! :D

Alright, let’s start the #EngQuiz… Perhatian: jangan lupa penjelasan di twit-twit sebelumnya dibaca-baca lagi ya… :)

QUESTIONS

  1. Dalam English dan bahasa Indonesia berlaku aturan pembentukan clause yang  sama. Tapi ada 1 perbedaan. Apa itu?
  2. Clause ‘dia malas’ tidak bisa diterjemahkan menjadi ‘he lazy’ dalam bahasa Inggris. Mengapa?
  3. Seringkali kita membaca/mendengar clause (yang salah) seperti ini: “I am work at an office”. Kira-kira mengapa hal ini terjadi?

ANSWERS

Question 1.

  1. @m_yani: Predikat, di dalam grammar(tata bahasa) Inggris hanya digunakan untuk VERB!
  2. @tyastijas: b.inggris : predikat hny bs ditempati verb, b.indo : predikat bs utk verb, nomina, kata sifat, keterangan, nominal
  3. @rendy64: predikat dlm bhs inggris harus kata kerja (verb), sdngkn dlm bhs indonesia boleh kata benda, keterangan dll
  4. @na_nadz: dlm bahasa inggris predikat hanya boleh diisi dengan kata kerja :)

Question 2.

  1. @nialinbenye: krn dlm b.ing setiap kalimat hrs memiliki kt kerja / kt kerja bntu , dan lazy bkn kt krja, tp adjective :D
  2. @magnificentSJ: harus ditambahin ‘be’ ditengah2 subjek sama adj nya, jadi he is lazy~~ S sama adj gak bisa berdiri sendiri.
  3. @vaniayutami: 2. it has no verb. It should be added by ‘is’.
  4. @m_yani: jawaban yg sama karena predikat hanya bisa di isi VERB! sedangkan lazy bukan :)
  5. @dyaeliza: karena perlu adanya linking verb yg menghubungkan he (noun) dengan lazy (adjective). kalimat yang benar: he is lazy
  6. @livinaseptiana: krn klausa “he lazy” tdk memiliki verb. Lazy adalah adjective, jd klausa tsb hrs dilgkapi oleh to be “is” » he is lazy

Question 3.

  1. @raaadel: karena belom bisa bedain mana verb mana adjective, wokr itu verb ga perlu pake to be
  2. @cuomos: Inggris setiap kalimat selalu mengandung verb (kata kerja). Sdgkan indonesia, gak selalu ditemukan verb di stiap kalimat
  3. @maullagidong: Indonesia ga kenal “to be”. Langsung hajar aja bahasanya.

Compiled and written by @NenoNeno at @EnglishTips4U on Monday, March 11, 2013

Related post(s):

^MQ