Category Archives: grammar

#EngTips: Writing dates

Ada beberapa cara penulisan tanggal dalam Bahasa Inggris dan kesemuanya adalah benar. Perhatikan contoh-contoh berikut…

Penulisan tanggal gaya Inggris (British style): ‘21st June, 2011′ atau ‘21 June, 2011.’ Dengan hari, tambahkan ‘Tuesday,’ di depan.

Penulisan tanggal gaya Amerika Serikat (American style): ‘June 21st, 2011′ atau ‘June 21, 2011.’ Dengan hari, tambahkan ‘Tuesday,’ di depan.

Dalam penulisan tanggal, kita bisa menghapus penulisan bentuk ordinal numbers (tanpa ‘st‘ di akhir ’21’). Jangan gunakan ‘the‘ atau ‘of.’

Written by on June 21, 2011

 

Related post(s):

 

^MQ

#GrammarTrivia: Cardinal numbers vs. ordinal numbers

Ada dua macam bilangan (numbers) dalam Bahasa Inggris: cardinal numbers dan ordinal numbers.

Cardinal numbers digunakan untuk menghitung.

Example: 

  • one, two, three, twenty-one, twenty-two, twenty-three, a hundred, … etc

Ordinal numbers digunakan untuk mengurutkan sesuatu.

Example: 

  • first, second, third, twenty-first, twenty-third, hundredth, … etc

Saat mengucapkan tanggal, kita menggunakan ordinal numbers.

Example:

  • March 10
  • Diucapkan: “the tenth of March“.

 

Written by @EnglishTips4U on Tuesday, June 21, 2011

 

Related posts:

 

^MQ

 

#GrammarTrivia: Contraction

Apakah kalian tahu bahwa contraction’ adalah bentuk pendek dari sebuah kata yang digunakan dalam penulisan maupun pengucapannya.

Contoh:

  • I’m, she’s, etc.

‘Contraction’ digunakan dalam Bahasa Inggris lisan dan tulisan informal. Jangan gunakan ‘contraction’ untuk tulisan formal seperti surat bisnis.

Contoh:

  • He’s (He is) a teacher.”
  • We aren’t (are not) stupid.”
  • “I’ve (I have) got a car. “
  • “She’ll (She will) be there.”

Salah satu contoh penggunaan ‘contraction’ yang sangat jarang digunakan adalah “I’ve a car.” dimana “I’ve” adalah kependekan dari “I have.

Compiled and written by @EnglishTips4U for @EnglishTips4U on Sunday, June 19, 2011

Related post(s):

^MQ

#EngClass: Simple Past vs. Present Perfect

Tentu kamu sudah tau tentang Simple Past Tense (SP) dan Present Perfect Tense (PP) kan? Kamu juga pasti sudah sering menggunakannya.

Simple Past Tense

Contoh kalimat yang menggunakan SP adalah:

  • “I ate breakfast this morning.”

Struktur kalimat yang menggunakan SP adalah

Subject + Verb 2/ Simple Past (S + V2).

Dalam kalimat diatas, subjek kalimat adalah  I (saya) dan  verb 2 (V2)  adalah ate.

Present Perfect Tense

Contoh kalimat yang menggunakan PP adalah:

  • “I have eaten breakfast.”

Struktur kalimat yang terbentuk dengan PP, yaitu:

Subject + have/ has + Verb 3/ Past Participle.

Dalam kalimat diatas yang berfungsi sebagai subjek (S) adalah I; sedangkan verb 3 (V3) adalah eaten.

Simple Past Tense vs. Present Perfect Tense

Pada dasarnya, SP dan PP mempunyai fungsi yang sama, yaitu untuk membicarakan aktivitas yang terjadi di masa lampau. Tapi satu perbedaan mendasar adalah SP digunakan ketika waktu kejadian disebutkan atau dianggap penting, sementara PP digunakan ketika waktu kejadian tidak penting untuk disebutkan.

  • Contoh SP:
    • I ate breakfast this morning.

Keterangan waktu di dalam kalimat tersebut adalah ‘this morning‘. Jadi, yang ingin disampaikan: ‘Saya sudah sarapan, dan itu terjadi ‘pagi ini’.

  • Contoh PP:
    • I have eaten breakfast.

Tidak ada keterangan waktu di dalam kalimat di atas. Jadi, yang ingin disampaikan adalah ‘Saya sudah sarapan’ dan tidak perlu diketahui kapan itu terjadi

Jadi PP digunakan untuk menekankan pada aktivitas yang telah dilakukan, bukan pada waktu terjadinya aktivitas tersebut, sedangkan SP adalah sebaliknya.

So…Have you eaten your breakfast? What time did you have it?” Ada yang bisa menjawab dengan PP dan SP?

Have a good day!

Compiled and written by @ActiveEnglish for @EnglishTips4U  on Thursday, June 16, 2011

Related post(s):

^MD

#EngTips: Keep + Verb-ing

keep smile

keep fight

keep struggle

Pernah kamu membaca atau mendengar atau menggunakan frase-frase seperti di atas? Menurutmu, frase-frase itu benar atau salah?

Untuk yang menjawab bahwa frase-frase di atas salah, kamu benar! Yang benar, “keep” diikuti oleh bentuk “Verb -ing“. Jadi struktur yang benar seharusnya:

Keep + Verb-ing

Jadi frase di atas seharusnya: “keep smiling“; “keep fighting“; “keep struggling“. Untuk frase serupa, ingat: “keep + Verb -ing“.

Keep learning, guys!

 

Written by @ActiveEnglish_ on Tuesday, June 14, 2011

 

Related post(s):

^MQ