Category Archives: grammar

#GrammarTrivia: “actually”

DYK? Kata “actually” memiliki arti yang sama dengan “in fact”/ “in reality” (pada kenyataannya). Digunakan untuk

  1. menegaskan sesuatu.
  2. tidak menyetujui sesuatu.

Kata “actually” artinya tidak sama dengan “now”/ “at present” (saat ini).

1) “actually” digunakan untuk menekankan sesuatu, ketika kita ingin mengungkapkan fakta yang mengejutkan. Digunakan di tengah kalimat. Contoh:

  1. “There is this very beautiful girl next door. You can actually see her from across the street.”
  2. “That company’s revenue grows bigger every year. The owner actually does all the jobs himself.”

2) “actually” digunakan untuk tidak menyetujui sesuatu. Jika kita pikir yang dikatakan atau dilakukan seseorang salah, kita bisa mengoreksinya dengan “actually”. Untuk fungsi yang ke-2, “actually” digunakan di awal atau akhir kalimat. Contoh:

  1. “People say love brings happiness. Actually it’s the other way around.”
  2. “Thanks for helping me with my school assignment. | Well, it wasn’t me. It was Andy who helped you, actually.”

Compiled and written by @EnglishTips4U on July 17, 2011

Advertisements

#GrammarTrivia: Uncountable noun

“Countable noun” memiliki bentuk singular (tunggal) dan plural (jamak), sementara “uncountable noun” memiliki bentuk singular saja.

Kebanyakan noun (kata benda) termasuk dalam “countable noun”.

Contoh:

  • “a baby” (bentuk singular) – “babies” (bentuk jamak).

uncountable noun” merujuk pada benda yang tak bisa dihitung. Benda yang termasuk dalam kategori ini antara lain zat, cairan, gas, ide abstrak.

Contoh

  • (zat) paper, gold, rock;
  • (benda cair) water, oil;
  • (gas) smoke, oxygen;
  • (ide abstrak) music, money.

Compiled and written by @EnglishTips4U for@EnglishTips4U on Tuesday, July 12, 2011


RELATED POST(S):

^MD

#GrammarTrivia: decimal numbers

Apa kamu tahu dalam Bahasa Inggris, bilangan desimal ditulis menggunakandecimal point yang berupa tanda (.) titik, bukan (,) koma.

  • Contoh:
    • 7.5 = seven point five (dalam Bahasa Indonesia: tujuh koma lima).
    • 1.8 = one point eight.
    • 6.29 = six point two nine.

Compiled and written by @ for @ on Firday, July 8, 2011


RELATED POST(S):

^MD

#EngTips: types of nouns

Secara umum, jenis “noun” atau kata benda bisa dibedakan sebagai berikut: countable VS uncountable, concrete VS abstract, common VS proper.

  • Countable noun memiliki bentuk singular (tunggal) dan plural (jamak). Contoh: book/ books.
  • Sementara uncountable noun memiliki satu bentuk saja. Contoh: air, water, information.
  • Concrete noun = memiliki bentuk konkrit. Contoh: book, air, water.
  • Abstract noun = tidak memiliki bentuk konkrit (abstrak). Contoh: idea, love, information.
  • Common noun = kata benda yang digunakan untuk menunjuk pada orang, jenis benda, zat, dll. Bisa ditambahkan “articlea/ an/ the. Contoh: friend, book, air.
  • Proper noun = kata benda yang digunakan untuk menunjuk pada seseorang/ sebuah tempat/ organisasi secara spesifik. Contoh: Amy, Jakarta, DPR.

Written by @ on July 7, 2011

#GrammarTrivia: “ought to”

DYK? “ought to” adalah “modal auxiliary” yang memiliki arti yang sama dengan “should” (harus/ seharusnya).

Penggunaan “ought to” tidak umum, dan terutama sekali sangat jarang digunakan di Amerika Serikat.

Kita bisa mengganti “ought to” dengan kata “should” tanpa mengubah artinya. Bentuk negatifnya adalah “ought not to” atau “oughtn’t to“.

Bentuk “ought to” tidak pernah berubah walaupun menggunakan subyek yang berbeda dalam kalimat. Misal, tidak ada penambahan huruf ‘s’.

  • Contoh kalimat positif: “You ought to go to school.
  • Contoh kalimat negatif: “She oughtn’t to come late to class.

Compiled and written by @ on July 4, 2011

#GrammarTrivia: adjectives ending in “-ly”

DYK? Akhiran -ly biasanya digunakan pada kebanyakan adverb of manner.

  • Contoh pada adverb of manner: “They live happily.”

Namun akhiran -ly juga ditemukan pada kata sifat atau adjective.

  • Contoh: “She is friendly.” Ada banyak contoh adjective berakhiran dengan ‘-ly‘, seperti: lovely, silly, ugly, deadly, kindly, manly, melancholy, etc. Baca contoh lainnya beserta artinya di sini: http://t.co/iwhMM7I

Written by @ on June 24, 2011

#GrammarTrivia: Hardly

Kata hardly adalah sebuah adverb of degree yang artinya sama dengan ‘hampir tidak.’ Arti kata ‘hardly‘ tidaklah sama dengan kata ‘hard.

  • Contoh:
    • “I hardly know you.”
    • Arti: “Saya hampir tidak mengenalmu.”

hardly‘ bisa diikuti oleh kata kerja (verb) atau kata sifat (adjective).

  • Contoh penggunaan ‘hardly‘ sebelum verb:
    • “I hardly know you.”
  • Contoh penggunaan ‘hardly‘ sebelum adjective:
    • “It’s hardly possible to win an argument with you.”

Terdapat struktur lain yang dapat diaplikasikan dalam penggunaan kata ‘hardly,’ yaitu:

  1.  ‘hardly’ + anyone/anything‘ (hampir tidak seorang pun/ satu hal pun.)
    • Contoh:
      • “I’ve hardly talked to anyone.”
  2. hardly at all‘ (sedikit sekali/ hampir tidak sama sekali.)
    • Contoh:
      • Question: “Do you know her?”
      • Answer: “Hardly at all.”
  3. hardly ever‘ (sangat jarang/ hampir tidak pernah)
    • . Contoh:
      • “I hardly ever go out at night.”

Fella’s questions

Question: “trs kl adverb of manner nya hard apa? nggak ada ya?” – @nnaaomi
Answer: The adverb of manner for ‘hard’ is ‘hard’ (irregular). Example: “I work hard.”

“Berarti adv of manner yg gak blh pake ‘ly’ tu fast dan hard? Selain itu, apalagi?” – @nnaaomi

Answer: Examples of irregular adverbs of manner: hard, fast, well, high, late, near, right, far, forward, early, opposite, etc.

Question: “Kalo dengan keras bahasa inggrisnya apa dong?” – @omeniskomeng

Answer: Dengan keras = hard (ini dinamakan: adverb of manner).

  • Contoh:
    • “I work hard.” (Saya bekerja dengan keras.)

Question: “Ini bener gak: can’t hardly wait ~ tdk dpt (tdk sabar) menunggu.Kenapa can’t, bukan can? Krn hardly sudah menunjukkan ‘tidak'” – @tifasavitri

Answer: The phrase ‘can’t hardly wait’ is a double negative, and considered as incorrect grammar. However, people use it in informal situation/conversation, and has the same meaning as ‘can hardly wait.’

 

Compiled and written by @EnglishTips4U for @EnglishTips4Uon Thursday, June 23, 2011

Related post(s):

^MD

#GrammarTrivia: ‘wh-‘ words

Terdapat empat cara untuk bertanya dalam Bahasa Inggris, yaitu dengan yes-no question, ‘wh-‘ question, tag question, indirect question.

Hari ini kita akan berbicara sedikit tentang ‘wh-‘ question. Penggunaan ‘wh-‘ question dimulai dengan ‘wh-‘ words atau kata tanya.

Berbeda dengan yes-no question, ketika menggunakan ‘wh-‘ question, si penanya mengharapkan informasi baru dalam jawaban, bukan ‘iya’ atau ‘tidak’ saja.

Berikut adalah beberapa contoh ‘wh-‘ words dan artinya dalam Bahasa Indonesia.

  1. Who? Arti: Siapa?
    • Contoh:
      • Question: “Who is that?”
      •  Answer: “It’s my sister.”
  2. Whom? Arti: Siapa? (sebagai obyek). ‘Whom’ bersifat formal dan jarang digunakan.
    • Contoh:
      • Question: “To whom did you give the book?”
      • Answer: “To Ian.”
  3. Whose? Arti: Kepunyaan siapa? (menanyakan kepemilikan suatu benda)
    • Contoh:
      • Question: “Whose book is that?”
      • Answer: “It’s Ian’s.”
  4. What? Arti: Apa?
    • Contoh:
      • Question: “What are you doing?”
      • Answer: “I’m reading a book.”
  5. Which? Arti: Yang mana? (menanyakan pilihan).
    • Contoh:
      • Question: “Which Jim Carrey’s movie do you like best?”
      • Answer: “I like ‘Yes Man’ best.”
  6. When? Arti: Kapan?
    • Contoh:
      • Question: “When is your birthday?”
      • Answer: “It’s on December 1st.”
  7. Where? Arti: Di mana?
    • Contoh:
      • Question: “Where do you live?”
      • Answer: “I live at Jalan Nusa Indah.”
  8. How? Arti: Bagaimana?
    • Contoh:
      • Question: “How did you fall?”
      • Answer: “I tripped over a banana peel.”
  9. Why? Arti: Mengapa?
    • Contoh:
      • Question: “Why did you come late?”
      • Answer: Because I got stuck in a traffic jam!

Terdapat beberapa jenis ‘wh-‘ words lain yang menggunakan ‘how’, di antaranya:

  1. How long? Arti: Berapa lama?
    • Contoh:
      • Question: “How long will you stay in Paris?”
      • Answer: “Only a day.”
  2. How often? Arti: Seberapa sering?
    • Contoh:
      • Question: “How often do you go the gym?”
      • Answer: “About twice a week.”
  3. How old? Arti: Berapa (umur)?
    • Contoh:
      • Question: “How old is your son?”
      • Answer: “He is eight years old.”
  4. How many/ much? Arti: Berapa banyak?
    • Contoh:
      • Question: “How much sugar do you need?”
      •  Answer: “An ounce, please.”

 

Compiled and written by  for  on Wednesday, June 22, 2011

Related post(s):

^MD

#EngClass: ‘Will’ vs. ‘be going to’

Cara termudah untuk membicarakan kejadian di masa depan adalah dengan menggunakan simple future tense dengan ‘will‘ atau ‘be going to‘.

‘will’

will‘ digunakan ketika kita memutuskan melakukan sesuatu di masa depan secara spontan/ pada saat ini/ pada saat kita membicarakan rencana tersebut.

  • Contoh:
    • I will go to Bali tomorrow.”

Struktur kalimat yang tersusun dengan ‘will‘ adalah sebagai berikut:

S + will + infinitive/V1

Dalam contoh di atas, subjek kalimat (S) adalah I, sedangkan V1 adalah go.

‘be going to’

be going to‘ digunakan untuk membicarakan sesuatu yang akan kita lakukan di masa depan namun sudah kita rencanakan sebelumnya.

  • Contoh:
    • I am going to go to Bali tomorrow.

Struktur dari kalimat tersebut adalah

S + be going to + infinitive/V1.

Dalam kalimat contoh di atas subjeknya adalah I, sedangkan V1 adalah go.

Kalimat “I will go to Bali tomorrow.” dan “I am going to go to Bali tomorrow.” memiliki arti sama, yaitu: “Saya akan pergi ke Bali besok.”

Walaupun memiliki arti yang sama secara umum, penggunaan ‘will‘ dan ‘be going to‘ memiliki arti yang berbeda secara khusus. Jadi, bagaimana membedakan arti dari kalimat “I will go out tonight.” dengan “I am going to go out tonight.“? Simple. Gunakan rumus tadi.

Dengan menggunakan contoh sebelumnya, bayangkan Anda mendengar anggota keluarga Anda yang tinggal di Bali mendadak sakit keras. Maka, reaksi Anda adalah “I will go to Bali tomorrow.“, sedangkan dalam konteks ‘be going to‘ adalah saat Anda sudah merencanakan liburan ke Bali sejak dua bulan yang lalu. Anda mengatakan: “I am going to go Bali tomorrow.

Dengan mengetahui perbedaannya, kita juga membiasakan diri secara sadar menggunakan bentuk yang tepat dari apa yang ingin kita ekspresikan.

So guys… If I ask you, “What’s your plan for tonight?” Please answer using the appropriate ‘will’ or ‘be going to’ form. Try!

Compiled and written by  for  on Tuesday, June 21, 2011

Related post(s):

^MD

#EngTips: Writing dates

Ada beberapa cara penulisan tanggal dalam Bahasa Inggris dan kesemuanya adalah benar. Perhatikan contoh-contoh berikut…

Penulisan tanggal gaya Inggris (British style): ‘21st June, 2011′ atau ‘21 June, 2011.’ Dengan hari, tambahkan ‘Tuesday,’ di depan.

Penulisan tanggal gaya Amerika Serikat (American style): ‘June 21st, 2011′ atau ‘June 21, 2011.’ Dengan hari, tambahkan ‘Tuesday,’ di depan.

Dalam penulisan tanggal, kita bisa menghapus penulisan bentuk ordinal numbers (tanpa ‘st‘ di akhir ’21’). Jangan gunakan ‘the‘ atau ‘of.’

Written by on June 21, 2011

 

Related post(s):

 

^MQ

#GrammarTrivia: Cardinal numbers vs. ordinal numbers

Ada dua macam bilangan (numbers) dalam Bahasa Inggris: cardinal numbers dan ordinal numbers.

Cardinal numbers digunakan untuk menghitung.

Example: 

  • one, two, three, twenty-one, twenty-two, twenty-three, a hundred, … etc

Ordinal numbers digunakan untuk mengurutkan sesuatu.

Example: 

  • first, second, third, twenty-first, twenty-third, hundredth, … etc

Saat mengucapkan tanggal, kita menggunakan ordinal numbers.

Example:

  • March 10
  • Diucapkan: “the tenth of March“.

 

Written by @EnglishTips4U on Tuesday, June 21, 2011

 

Related posts:

 

^MQ

 

#GrammarTrivia: Contraction

Apakah kalian tahu bahwa contraction’ adalah bentuk pendek dari sebuah kata yang digunakan dalam penulisan maupun pengucapannya.

Contoh:

  • I’m, she’s, etc.

‘Contraction’ digunakan dalam Bahasa Inggris lisan dan tulisan informal. Jangan gunakan ‘contraction’ untuk tulisan formal seperti surat bisnis.

Contoh:

  • He’s (He is) a teacher.”
  • We aren’t (are not) stupid.”
  • “I’ve (I have) got a car. “
  • “She’ll (She will) be there.”

Salah satu contoh penggunaan ‘contraction’ yang sangat jarang digunakan adalah “I’ve a car.” dimana “I’ve” adalah kependekan dari “I have.

Compiled and written by @EnglishTips4U for @EnglishTips4U on Sunday, June 19, 2011

Related post(s):

^MQ

#EngClass: Simple Past vs. Present Perfect

Tentu kamu sudah tau tentang Simple Past Tense (SP) dan Present Perfect Tense (PP) kan? Kamu juga pasti sudah sering menggunakannya.

Simple Past Tense

Contoh kalimat yang menggunakan SP adalah:

  • “I ate breakfast this morning.”

Struktur kalimat yang menggunakan SP adalah

Subject + Verb 2/ Simple Past (S + V2).

Dalam kalimat diatas, subjek kalimat adalah  I (saya) dan  verb 2 (V2)  adalah ate.

Present Perfect Tense

Contoh kalimat yang menggunakan PP adalah:

  • “I have eaten breakfast.”

Struktur kalimat yang terbentuk dengan PP, yaitu:

Subject + have/ has + Verb 3/ Past Participle.

Dalam kalimat diatas yang berfungsi sebagai subjek (S) adalah I; sedangkan verb 3 (V3) adalah eaten.

Simple Past Tense vs. Present Perfect Tense

Pada dasarnya, SP dan PP mempunyai fungsi yang sama, yaitu untuk membicarakan aktivitas yang terjadi di masa lampau. Tapi satu perbedaan mendasar adalah SP digunakan ketika waktu kejadian disebutkan atau dianggap penting, sementara PP digunakan ketika waktu kejadian tidak penting untuk disebutkan.

  • Contoh SP:
    • I ate breakfast this morning.

Keterangan waktu di dalam kalimat tersebut adalah ‘this morning‘. Jadi, yang ingin disampaikan: ‘Saya sudah sarapan, dan itu terjadi ‘pagi ini’.

  • Contoh PP:
    • I have eaten breakfast.

Tidak ada keterangan waktu di dalam kalimat di atas. Jadi, yang ingin disampaikan adalah ‘Saya sudah sarapan’ dan tidak perlu diketahui kapan itu terjadi

Jadi PP digunakan untuk menekankan pada aktivitas yang telah dilakukan, bukan pada waktu terjadinya aktivitas tersebut, sedangkan SP adalah sebaliknya.

So…Have you eaten your breakfast? What time did you have it?” Ada yang bisa menjawab dengan PP dan SP?

Have a good day!

Compiled and written by @ActiveEnglish for @EnglishTips4U  on Thursday, June 16, 2011

Related post(s):

^MD

#EngTips: Keep + Verb-ing

keep smile

keep fight

keep struggle

Pernah kamu membaca atau mendengar atau menggunakan frase-frase seperti di atas? Menurutmu, frase-frase itu benar atau salah?

Untuk yang menjawab bahwa frase-frase di atas salah, kamu benar! Yang benar, “keep” diikuti oleh bentuk “Verb -ing“. Jadi struktur yang benar seharusnya:

Keep + Verb-ing

Jadi frase di atas seharusnya: “keep smiling“; “keep fighting“; “keep struggling“. Untuk frase serupa, ingat: “keep + Verb -ing“.

Keep learning, guys!

 

Written by @ActiveEnglish_ on Tuesday, June 14, 2011

 

Related post(s):

^MQ