#EngClass: imperative sentences

“imperative sentence” (kalimat imperatif) digunakan untuk memberi perintah, permintaan (yang sopan), dan arahan. e.g. “Be quiet!”

Perbedaan antara perintah (command) dan permintaan (request) terdapat pada nada bicara dan penggunaan kata “please” pada request. Kata “please” bisa diletakkan di awal atau akhir kalimat. e.g. “Sit down, please.” atau “Please sit down.”

  1. Contoh perintah (command): “Open the window!”; “Be quiet!”; “Don’t write!”. Dalam bentuk tulisan, command diindikasikan dengan tanda seru.
  2. Contoh permintaan (request): “Open the window, please.”; “Please be quiet.”; “Please don’t write.”. Pada tulisan, gunakanlah tanda titik.
  3. Contoh arahan/ petunjuk (direction): “Go straight.”; “Turn left.”; “Stir the tofu lightly.”; “Don’t overcook the meat.”

Aturan membuat “imperative sentence” sangatlah sederhana. Untuk kalimat positif, kamu tinggal menggunakan:

“simple form of a verb/ V1.”

Untuk kalimat negatif, kita tinggal menambahkan kata “Don’t” di awal kalimat. Jadi,

“Don’t + simple form of verb/ V1.”

Easy, right?

Kesimpulan, “imperative sentence” digunakan ketika kita memberikan instruksi (giving instruction) pada orang lain.

“imperative sentence” banyak kita temui di tempat umum yang mengharuskan adanya aturan bagi pengunjungnya. e.g. “Don’t walk on the grass.”

Compiled and written by @NenoNeno at @EnglishTips4U on September 26, 2011

Advertisements

One thought on “#EngClass: imperative sentences”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s